Permanfaatan
Teknologi untuk Kemajuan Ekonomi
Dari masa ke masa
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin meningkat. Untuk saat ini
jarak dan waktu tidak menjadi masalah untuk pertumbuhan ekonomi, karena telah tercipta
berbagai macam aplikasi untuk memfasilitasinya. Perkembangan ini, melahirkan
konsep ekonomi digital yang mendorong setiap manusia untuk menyesuaikan diri
terhadap setiap perubahan yang terjadi. Tujuan dari peyesuaian ini bukan hanya
untuk daya saing dan produktivitas antar individu, tetapi untuk mewujudkan
sistem perekonomian yang saling menguntungkan dalam jangka panjang. Inovasi
sangat dibutuhkan dalam perkembangan sistem ekonomi digital, karena dengan
adanya inovasi akan membuka peluang-peluang baru yang berdampak luas bagi
sistem perekonomian yang ada.
Ekonomi digital diyakini
mampu mendorong pembangunan ekonomi secara global, mendorong produktivitas yang
sudah ada, dan mampu berdampak untuk perekonomian dalam jangka panjang. Konsep
utama dari ekonomi digital pertama kali
diperkenalkan oleh Tapscott (1998), menjelaskan sebuah sosiopolitik dan sistem
ekonomi yang mempunyai karakteristik yang meliputi berbagai akses instrumen
informasi, pemrosesan informasi dan kapasitas komunikasi. Komponen ekonomi
digital yang berhasil diidentifikasi pertama kali adalah industri TIK,
aktivitas e-commerce antar perusahaan dan individu, distribusi
digital barang dan jasa, dukungan pada penjualan-penjualan barang-barang
terutama sistem dan jasa yang menggunakan internet. Konsep ekonomi digital
menjadi sebuah sudut pandang terhadap interaksi penggunaan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang berdampak pada ekonomi makro maupun ekonomi mikro.
Pesatnya
pertumbuhan ekonomi digital membawa perubahan terhadap tatanan bisnis,
pemerintah, dan masyarakat. Perubahan ekonomi digital ini berkontribusi besar terhadap
pertumbuhan ekonomi yang ada, dimana memberikan kemudahan bagi setiap kegiatan
yang berkaitan dengan bidang ekonomi. Dengan adanya ekonomi digital dapat
membuka lapangan pekerjaan baru, memudahkan layanan ekonomi, dan memperluas
jaringan bisnis yang telah dibangun.
Semakin
tinggi perkembangan teknologi disuatu negara maka semakin pesat pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Internet of
Things (IoT) diprediksi akan menjadi “Next Big Thing” yang akan mengubah tata cara dan gaya hidup masyarakat
Indonesia. Dengan kemajuan ke arah hiperkonektivitas oleh Internet of Things, hubungan kerja sama menjadi
semakin penting. Hubungan ini akan memperluas jangkauan ekosistem digital, pada
akhirnya akan mendorong beragam sektor ekonomi yang terkoneksi secara digital. Semakin
banyak koneksi yang terhubung maka akan semakin besar pula peluang untuk
mencapai keberhasilan dalam ekonomi digital.
Selain
dari besarnya dampak positif dan peluang yang diciptakan dari sistem ekonomi
digital, terdapat pula dampak negatif yang akan membawa kerugian serius bagi
ekonomi digital itu sendiri. Semakin mudah melakukan transaksi secara online, akan semakin mudah pula melakukan transaksi yang dilarang seperti penyelundupan
narkoba. Selain itu, banyak terjadi pembobolan rekening yang berdampak besar
bagi financial suatu lembaga ataupun perorangan. Ada pula cybercrime yang akan membuat kerugian yang sangat besar serta sulit
melakukan pembuktian secara hukum. Serta terdapat hacking dan cracking yang
mencari kelemahan suatu sistem sehingga membuat kerugian yang besar bagi
penjual ataupun pembeli.
Dampak
negatif yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi sebagai penunjang ekonomi
digital dapat diminimalisir. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan melakukan
pemahaman kepada masyarakat dalam menggunakan teknologi yang baik agar tidak
melanggar etika, penegakkan undang-undang IT, dan perlindungan konsumen
terutama dibidang e-commerce (online shop), verifikasi identitas
digital dan peningkatan keamanan digital, dan memblokir situs negatif sebagai
antisipasi untuk memfilter diri sendiri dan orang lain.
Ekonomi Digital
#ecodigi

Komentar
Posting Komentar